top of page
  • Gambar penulisWujud Unggul Official

Strategi Pemasaran Produk di Era Kenormalan Baru: Gunakan Pendekatan Penuh Empati

Pandemi Covid-19 tak hanya membuat masyarakat lebih concern soal kesehatan, namun juga memunculkan kondisi kenormalan baru. Dalam kondisi ini, banyak hal berubah termasuk salah satunya ialah strategi pemasaran produk. Sebagai pemilik sebuah usaha, Anda perlu mempelajari hal ini sehingga komunikasi dengan pelanggan bisa tetap apik terjalin.

Dilansir dari situs Marketeers, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan bahwa Indonesia bisa memulihkan ekonominya. Hal tersebut beliau sampaikan pada Lecture of the Year dalam Jakarta Marketing Week. Dalam kesempatan tersebut juga beliau menyampaikan bahwa kondisi pandemi ini menyajikan tantangan baru bagi para pengusaha. Setidaknya ada lima tantangan yang mempengaruhi pola perdagangan. Apa saja tantangan tersebut?

Tantangan pertama ialah perubahan pola perdagangan yang memiliki imbas langsung pada proses permintaan dan produksi. Selanjutnya, bagi Anda yang menekuni usaha ekspor/impor akan mengalami kendala pada kurang efektifnya kerjasama internasional selama pandemi. Hal tersebut terjadi akibat penerapan kebijakan lockdown dan proses barang masuk-keluar yang lebih ketat.

“Selain itu ada ancaman resesi global, perubahan pola konsumsi masyarakat yang saat ini banyak beralih di platform online, serta daya beli masyarakat yang melemah karena adanya pemutusan hubungan kerja,” lanjutnya.

Namun, Anda tak perlu khawatir. Dari kondisi tersebut tentu masih ada solusi yang bisa Anda terapkan demi kelangsungan bisnis yag Anda jalankan. Kondisi saat ini membuat pemasaran produk menjadi sedikit lebih sulit. Untuk itu, Anda perlu rehat sejenak dan mengamati bagaimana perilaku pelanggan Anda berubah. Anda perlu pendekatan-pendekatan khusus. Berikut ini beberapa saran strategi pemasaran produk yang bisa Anda terapkan.

Pemasaran dengan empati

Apa maksudnya? Yang dimaksud dalam strategi pertama ini ialah perubahan dalam segi komunikasi dengan pelanggan. Sehingga dalam memassarkan produk, Anda bisa mengkomunikasikannya dengan mengedepankan sisi hati nurani masyarakat. Cara komunikasi ini bisa Anda terapkan pada media sosial atau email blast. Cara pemasaran seperti ini juga bisa disebut soft selling.

Perhatikan apa yang kerap dibutuhkan oleh pelanggan Anda. Bagaimana kondisi saat ini? Kemudian padukan hal tersebut dalam cara penyampaian Anda dalam memasarkan produk. Karena kondisi pandemi ini membuat banyak orang kesulitan dari segi ekonomi, sehingga hal tersebut membuat mereka cenderung abai pada komunikasi hard selling. Tunjukkan empati Anda dan tawarkan produk tersebut sebagai solusi dari apa yang mereka butuhkan.

Manfaatkan platform multimedia

Platform-platform yang bisa Anda manfaatkan pun beragam. Ada media sosial seperti instagram, facebook, tiktok, serta marketplace. Di Indonesia, Anda bisa memilih marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan lain-lain. Salah satu keuntungan yang bisa Anda tawarkan pada pelanggan dalam bertransaksi di marketplace ialah keamanan dalam proses transaksi.

Sedangkan platform media sosial bisa Anda manfaatkan untuk membagikan promosi-promosi yang sedang berlangsung di toko Anda. Kemudian untuk kebutuhan transaksi, Anda bisa memanfaatkan marketplace. Tidak ingin repot? Anda bisa memilih salah satu. Misalnya Anda memilih marketplace. Komunikasi soft selling bisa Anda terapkan ketika mengunggah konten di bagian feed.

Pastikan pelanggan MUDAH menjangkau Anda

Media komunikasi daring diperlukan pada langkah ini. Misalnya saja Anda menyertakan nomor WhatsApp supaya pelanggan bisa lebih mudah dalam menghubungi Anda. Tak hanya soal komunikasi, terkadang kunjungan toko juga akan dilakukan jika Anda dan pelanggan masih dalam satu kota. Untuk itu, Anda perlu melakukan optimasi pada Google My Business. Dengan begitu, alamat toko Anda akan muncul dan tepat titiknya di Google Maps. Ini sangat memudahkan mereka untuk menemukan lokasi Anda.

Berikan rasa aman dan keselamatan

Rasa aman dan keselamatan ini penting untuk Anda hadirkan dengan baik. Mengingat kondisi pandemi seperti saat ini, masyarakat memiliki kekhawatiran yang tinggi akan rasa aman dan keselamatan kesehatan mereka. Bagaimana cara menghadirkannya? Jika usaha Anda termasuk salah satu yang diijinkan untuk beroperasi secara offline di masa pandemi, maka informasikan bahwa ada penerapan protokol kesehatan yang ketat pada gerai Anda.

Bagaimana, WUMates? Beri tahu kami melalui kolom komentar jika informasi ini berguna untuk Anda.

Apabila Anda ada kebutuhan mesin atau consumable jangan ragu untuk menghubungi tim product specialist Wujud Unggul. Sampaikan apa yang Anda ingin tanyakan dan kebutuhan usaha Anda pada tim kami. Anda juga tak perlu ragu akan layanan purna jual serta garansi mesin. Tunggu apa lagi? Hubungi kami segera.

1 tampilan0 komentar

Postingan Terkait

Lihat Semua

Kommentare

Mit 0 von 5 Sternen bewertet.
Noch keine Ratings

Rating hinzufügen
bottom of page