top of page
  • Gambar penulisWujud Unggul Official

Tips Interaksi Pelanggan di Media Sosial

Media sosial menjadi platform yang umum digunakan para pengusaha fesyen. Terlebih untuk yang memiliki target pelanggan wanita. Misalnya saja produsen gamis dan hijab printing. Anda termasuk salah satunya? Kali ini Wujud Unggul akan berbagi tentang tips berinteraksi dengan pelanggan di instagram.

Kok hanya instagram? Karena platform ini sangat umum digunakan. Facebook Page biasanya hanya menjadi tempat cross post saja. Berdagang di Facebook Marketplace saat ini baru ada fitur unggah produk saja. Interaksi biasanya hanya sebatas diskusi produk yang masuk ke kotak pesan Facebook Anda. Selain itu, fitur interaksi di instagram terbilang sangat bervariasi. Akan sangat sayang jika tidak Anda gunakan dengan maksimal.

Sebelum itu, Anda perlu tahu mengapa interaksi ini menjadi hal yang penting?

Untuk memahami hal ini, Anda coba bayangkan menjadi seorang pelanggan. Disajikan produk yang ujung-ujungnya “dijualin” atau disajikan info produk yang akan Anda beli. Lebih suka yang mana, WUMates?

Para pengamat dan pelaku digital marketing selalu menyarankan gaya soft selling untuk menjangkau pelanggan di media sosial. Membangun hubungan dan komunikasi yang dekat dengan pelanggan di dunia maya dapat membuka peluang bagi pelanggan untuk mengenal bisnis atau brand Anda lebih banyak. Tujuannya juga untuk membuat pelanggan Anda merasa ia disambut baik, meski hanya sekadar bertanya terlebih dulu.

Nah, sudah siap untuk cek tips berinteraksinya? Simak info di bawah ini ya!

Manfaatkan fitur IG Story atau Live di media sosial instagram

Bagi para pengguna media sosial instagram, fitur story dan live sudah akrab digunakan. Fitur ini memungkinkan pelanggan menonton apa yang Anda sajikan. Untuk detail konten, akan dibahas pada poin berikutnya. Dengan memanfaatkan fitur ini, Anda dapat berinteraksi secara langsung (real time) dengan pelanggan.

Misalnya untuk fitur live, ada opsi bertanya yang membuka kesempatan pengguna menanyakan langsung tentang produk Anda. Sebagai penjual, Anda dapat langsung merespon dan menunjukkan bagaimana kondisi asli barang yang dijual.

Sertakan audiens Anda dalam konten media sosial

Jangan membayangkan Anda memotret semua pelanggan dan mengunggahnya ke akun media sosial brand Anda. Bukan begitu, WUMates. Misalnya untuk produk gamis atau hijab printing yang Anda jual. Minta pelanggan selfie atau berfoto saat mengenakan produk Anda. Pastikan mereka tag akun instagram bisnis Anda juga. Dengan begitu, orang-orang yang mampir ke akun Anda akan tahu bahwa bisnis ini memiliki produk yang bagus. Bukti real picture dari pelanggan yang Anda repost juga dapat meyakinkan pelanggan lain akan kualitasnya.

Hal seperti ini biasa disebut dengan user generated content (UGC). Singkatnya, ini adalah semua konten yang dibuat langsung oleh pengguna dari produk Anda. Mengutip info Lingkaran.co dari Stackla (2020), UGC ini 9,8 kali lebih berdampak daripada konten yang diunggah oleh influencer. Tak hanya itu, kabarnya nih dari riset tersebut sebanyak 79% orang setuju bahwa UGC ini juga mempengaruhi keputusan pembelian mereka.

Jangkau audiens lebih luas dengan hashtag

Yap, hashtag atau tanda pagar (tagar) yang ada di caption instagram itu ada fungsinya. Bukan hanya sebagai pemanis unggahan. Fungsi dari tagar ini adalah untuk menjangkau audiens yang lebih luas pada satu unggahan. Jika Anda familiar dengan search engine optimization pada website, fungsi tagar ini tepat seperti kata kunci pada SEO.

Bagaimana tagar ini dapat membantu interaksi? Dengan tagar yang tepat, postingan Anda akan masuk di halaman explore pada instagram. Di sini, para pengguna yang belum follow akun Anda pun dapat melihat postingan tersebut di sana. Apabila mereka tertarik, maka kesempatan Anda menjaring pelanggan terbuka lebar nih.

Tunjukkan apa yang sudah Anda lakukan

Nah, ini yang kami maksud pada poin pertama nih. Terkait konten IG Story atau Live. Misalnya Anda bisa menunjukkan sedikit aktivitas produksi gamis atau hijab printing yang mereka pesan. Proses pengemasan produk juga bisa Anda bagikan. Oleh karena IG Story dan Live ini sifatnya konten video, Anda bisa memanfaatkan fitur ini untuk membuat informasi menarik yang lebih detail.

Q&A tentang produk terbaru juga dapat dibuat untuk IG Live. Apabila ada audiens Anda yang terlewat, video IG Live ini dapat disimpan dan mereka dapat menontonnya kembali di IG TV. Untuk IG Story bisa Anda manfaatkan dalam membagikan informasi-informasi singkat. Selain itu fitur IG Story juga memiliki beragam stiker menarik yang bisa Anda kreasikan untuk berinteraksi.

Perhatikan kecepatan merespon pertanyaan di media sosial

Interaksi yang lancar juga berkaitan dengan cepatnya Anda merespon, baik itu pertanyaan di IG Story, komentar di unggahan atau pesan di direct message (DM). Respon yang cepat dan tepat lebih disukai lho. Bagaimana jika pertanyaannya sama dan berulang? Anda bisa membuat frequently asked question (FAQ) dan mengunggahnya ke IG Story. Supaya tidak menjawab pertanyaan yang sama terus menerus, masukkan FAQ tersebut ke bagian highlight. Dengan begitu, Anda sudah menyediakan informasi yang bisa audiens cari sendiri.

Sekian dulu tips berinteraksi dengan pelanggan di media sosial yaa.. Semoga bermanfaat untuk para WUMates 🙂

Punya kebutuhan terkait usaha digital garment dan textile?

Untuk kebutuhan printer digital garment dan textile atau consumable lainnya, Anda dapat menghubungi Wujud Unggul. Kami hadir di empat kota, yaitu Surabaya, Malang, Jogja dan Denpasar. Silakan berkunjung dan konsultasikan kebutuhan Anda bersama product specialist kami. Lokasi Anda jauh?

Hubungi kami dan informasikan lokasi Anda. Cabang terdekat akan segera menghubungi Anda terkait kebutuhan yang Anda ingin beli. Informasi seputar digital garment dan textile selalu dapat Anda akses di media sosial resmi Wujud Unggul Official. Silakan kunjungi YouTube channel Wujud Unggul Official untuk informasi lebih lengkapnya.

0 tampilan0 komentar

Postingan Terkait

Lihat Semua

Comentários

Avaliado com 0 de 5 estrelas.
Ainda sem avaliações

Adicione uma avaliação
bottom of page